10 Strategi Sukses Berwirausaha
KOMPAS.com – Ingin bisa berdikari dan memulai usaha sendiri? Harus diingat bahwa memulai usaha sendiri butuh kerja keras dan bisa jadi akan memerlukan waktu lama hingga akhirnya ada pemasukan. Perlu strategi yang jitu agar upaya wirausaha Anda tersebut berhasil, juga meminimalisir kegagalan. Berikut adalah strategi-strategi yang dikumpulkan oleh Renee Martin, penulis “The Risk Takers: 16 Women and Men Share Their Entrepreneurial Strategies for Success” dari para pengusaha-pengusaha wirausaha yang berhasil.
1. Mencari pasar khusus yang belum tergarap
Identifikasikan sebuah pangsa pasar khusus (niche market) yang kebutuhan utamanya belum terpenuhi oleh kompetitor. Bangun sebuah spesialisasi yang Anda tahu merupakan keunggulan dari perusahaan Anda. Ingatlah, bahwa bahkan sebuah perusahaan besar dan bertaraf internasional pun tak bisa memuaskan semua orang. Banyak pasar khusus yang seringkali tak tergarap karena dianggap terlalu kecil.
2. Peka terhadap tren terbaru berani memulai
Carilah kebutuhan dan keinginan terbaru dari para konsumen yang tumbuh dari perubahan tren di segi kultural, ekonomi, teknologi yang menjadi sinyal kesempatan pasar baru. Bertindaklah dengan cepat, jangan menunda terlalu lama.
3. Lakukan!
Berhenti membuat alasan-alasan. Waktu paling “sempurna” untuk meluncurkan bisnis takkan pernah bisa diprediksi secara tepat dan pasti. Jangan biarkan para bakal calon kompetitor mencuri start dari bisnis yang sebenarnya bisa Anda mulai terlebih dulu. Mulailah bergerak. Ciptakan gol-gol pendek dan deadline yang membawa Anda lebih dekat untuk membuka lahan bisnis baru.
4. Hindari kata-kata yang mematahkan semangat
Abaikan orang-orang yang berkata “Itu tak akan berhasil” atau “Tak akan bisa berhasil kalau kamu melakukannya dengan cara itu”. Sesekali, menjauh dari anggapan yang menurunkan semangat dan aturan baku bisa membantu Anda untuk meraih kesuksesan. Perhatikan dan pelajari cara para pebisnis yang sukses di bidang mereka dengan pandangan yang kritis. Pelajari cara mereka bekerja dan program yang mereka lakukan. Ajukan pertanyaan-pertanyaan “bagaimana jika” di dalam pikiran Anda.
5. Eksplorasikan kelemahan kompetitor
Ambil pandangan kritis terhadap kompetisi Anda dari perspektif konsumen. Dengarkan baik-baik akan kebutuhan dan komplain dari konsumen prospektif saat melakukan telepon sales. Hal ini akan membantu mengidentifikasi kekurangan dan kelemahan kompetitor. Carilah cara untuk menutup kekurangan dari servis dan produk Anda sendiri, lalu perbaiki hal tersebut.
6. Isi kekosongan
Pusatkan pandangan Anda di area yang lupa ditutupi oleh kompetitor Anda. Pelajari bagaimana mengantisipasi area baru yang bisa Anda isi dengan servis atau bisa memposisikan bisnis Anda lebih cepat dari kompetitor Anda.
7. Tenar dengan dana minim
Pikirkan cara bagaimana agar lebih dikenal dengan dana seminim mungkin. Jangan terlalu menutup diri, jadilah kreatif, beranikan diri untuk makin dikenal banyak orang (tapi untuk alasan yang baik). Tukar ide dengan orang-orang terdekat Anda.
8. Percaya kemampuan diri
Bangun dan belajar untuk menggunakan kekuatan intuisi Anda. Dengarkan hati Anda. Akan ada saat-saat Anda harus memilih bermain aman atau justru bermain nekat untuk menghadapi tantangan bisnis. Orang-orang sekitar Anda juga memberi masukan yang beragam, sehingga yang bisa Anda percayai hanyalah diri dan hati Anda.
9. Jangan biarkan kesulitan atau kegagalan mengalahkan Anda
Jangan biarkan batasan yang diciptakan oleh orang lain atau keadaan yang menjepit membuat Anda lemah. Banyak wirausahawan yang menutup usaha mereka karena tidak percaya pada diri sendiri. Sebagai wirausahawan, Anda akan menghadapi masa-masa penuh stres yang akan menguji kepercayaan Anda. Ingatlah, bahwa alat untuk mengusir kegundahan itu adalah kegigihan dan daya lenting. Percayalah pada konsep bisnis Anda dan komitmen diri untuk melihat bisnis ini sukses.
10. Jangan berhenti berinovasi
Secara kontinu, carilah cara-cara baru untuk memperkenalkan produk-produk baru dan servis untuk konsumen langganan Anda dan pasar baru yang Anda temui. Berpuas diri adalah hal yang bisa membahayakan perusahaan Anda. Sesuaikan bisnis Anda dengan tren pasar.
Sumber:http://kompas.com
2. MENYULAP SAMPAH PLASTIK MENJADI KERAJINAN CANTIK

Kepedulian masyarakat akan kebersihan lingkungan dapat menjadi salah satu ide munculnya peluang usaha baru. Hal ini terbukti dengan banyaknya usaha kerajinan yang memakai bahan baku limbah, terutama dari limbah plastik. Bahan plastik yang berasal dari limbah rumah tangga ataupun limbah pabrik, ternyata dapat dimanfaatkan untuk membuat produk – produk yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi.
Plastik bekas seperti bungkus kopi, bungkus softener, bungkus minuman instan, shampoo, sabun cuci piring serta bungkus plastik lainnya dapat diolah menjadi berbagai macam kerajinan cantik. Limbah – limbah plastik yang telah terkumpul, kemudian di rendam dalam air untuk membebaskannya dari kotoran yang menempel. Setelah itu dijahit dengan kreasi – kreasi cantik menjadi berbagai macam bentuk kerajinan, misalnya saja dijadikan tas, tempat pencil, dompet handphone, sandal, kotak tissue, rak sepatu, serta hiasan ruangan lainnya.
Meski bahan bakunya dari limbah sampah, namun tidak berarti produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang rendah. Dengan keunikan dan kreativitas yang dimiliki para pengrajin, produk dari limbah plastik mampu menarik minat para konsumen. Selain itu prospek pasar usaha kerajinan tersebut masih luas. Pangsa pasar yang tadinya hanya sebatas komunitas pecinta lingkungan, kini telah berkembang luas dan diminati oleh semua kalangan. Pemasaran melalui pameran serta melalui via online sangatlah membantu para pengusaha untuk memasarkan produk mereka. Maka tak heran jika untung hingga jutaan rupiah per bulannya dapat diperoleh olah para pengusaha produk sampah plastik ini.
Peluang kerajinan sampah plastik ini disamping mendatangkan keuntungan juga mampu menyelamatkan lingkungan dari melimpahnya sampah non organik. Menyulap sampah plastik menjadi kerajinan cantik dapat menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat Anda coba. Berikut kami berikan analisa ekonomi peluang usaha kerajinan dari sampah plastik. Salam sukses selalu untuk usaha Anda.
Analisa Ekonomi Modal Awal Mesin jahit Rp 2.500.000,00 Peralatan Rp 200.000,00 Bahan –bahan` Rp 500.000,00+ Total Rp 3.200.000,00 Biaya operasional Perawatan mesin jahit Rp 100.000,00 Bahan limbah plastik Rp 200.000,00 Bahan lain (benang, ritsleting, perekat, vuring,dll) Rp 200.000,00 Listrik dan air Rp 150.000,00 Transportsi dan komunikasi Rp 150.000,00 Biaya iklan Rp 100.000,00+ Total Rp 900.000,00 Omset per bulan Rp 10.000,00 x 30 dompet handphone Rp 300.000,00 RP 25.000,00 x 20 tas Rp 500.000,00 Rp 10.000,00 x 20 kotak pensil Rp 200.000,00 Rp 15.000,00 x 20 sandal Rp 300.000,00 Rp 15.000,00 x 20 rak sepatu Rp 300.000,00 Rp 20.000,00 x 10 kotak tissue Rp 200.000,00 Rp 25.000,00 x 10 tempat sampah Rp 250.000,00+ Total Rp 2.050.000,00 Laba bersih per bulan ( Rp 2.050.000,00 – Rp 900.000,00 ) = Rp 1.150.000,00
Sumber: http://bisnisukm.com
31 Desember 2011 pada 9:21 am
MUNGKIN ADA YANG MEMBUTUHKAN BAHAN DARI LIMBAH SEPATU.UK:P.2M-30CM.WARNA&MOTIV:MCM2