Rekomendasi Tim Delapan Bakal “Goyang” Ekonomi
•23 November 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar
JAKARTA — Eric Sugandi selaku pengamat ekonomi Standard Chartered menyatakan bahwa hasil rekomendasi Tim Delapan terhadap kasus penahanan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) non-aktif, Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah, berpotensi menggoyang perekonomian Indonesia.
“Saat rekomendasi dibacain Presiden, itu akan berdampak pada ekonomi dan pasar. Tetapi dampaknya kecil. Investor dan pelaku pasar itu saat ini wait and see,” ujarnya di sela-sela Seminar Asia’s Emerging Powerhouse, Rabu (18/11) di Jakarta.
Kendati hanya berdampak kecil, menurutnya, hasil rekomendasi tersebut akan mendorong aliran dana keluar sehingga menimbulkan pelemahan rupiah. Pasalnya, nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing dipengaruhi tiga faktor, termasuk adanya stabilitas politik.
“Kalau rupiah itu kan faktor pendorongnya ada tiga hal. Yaitu perlu adanya kestabilan politik, pertumbuhan ekonomi yang baik, dan kondisi global. Jadi, kestabilan politik itu juga perlu. Itu faktor dari dalam,” ungkapnya.
Dampak yang lebih parah yakni jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak menindaklanjuti hasil rekomendasi Tim Delapan karena akan mengakibatkan kekecewaan bagi publik dan pasar. Perekonomian juga akan tertekan jika ada penolakan dan demo besar-besaran terhadap Presiden.
“Kalau ada demo besar-besaran dan penggantian Presiden itu pasti semakin membuat ekonomi tertekan. Misalnya, Presiden menjadi dikait-kaitkan terhadap kasus ini. Tetapi saya belum melihat hal itu, ya,” terangnya.
Hal sebaliknya terjadi bila Presiden segera mengumumkan dan menindaklanjuti hasil rekomendasi tersebut. Dia mencontohkan, bila Presiden segera melakukan reformasi di tubuh penegak hukum, baik kepolisian, kejaksaan, maupun KPK, maka hal itu akan membuat politik di Indonesia stabil.
Untuk jangka panjang, hal ini akan berdampak pada peningkatan investasi asing langsung atau foreign direct investment (FDI). Menurutnya, peningkatan FDI ini akan mendorong kestabilan kondisi pasar bursa, nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing yang stabil, dan tingkat pertumbuhan ekonomi sesuai target pemerintah sebesar 7 persen pada tahun 2014.
“KPK juga perlu direformasi karena katanya di KPK sendiri juga ada kenakalan sedikit. (Reformasi birokrasi) memang dampaknya tidak langsung, tetapi bisa jangka panjang, seperti ke FDI, karena nanti kan enggak butuh lagi entertaining khusus,” ungkapnya.
Sementara itu, dia meyakini bahwa kasus Century (kini Bank Mutiara) tidak akan menimbulkan dampak yang signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Pasalnya, para investor tidak melihat kasus ini akan mengganggu investasi mereka di Indonesia. “Kalau misalnya Sri Mulyani (Menkeu) diganti, itu tidak masalah dan tidak akan mengganggu pasar karena kan masih banyak ekonom-ekonom andal di luar sana, seperti Anggito (Kepala Badan Kebijakan Fiskal Depkeu Anggito Abimanyu),” tandasnya.
Sumber: http://www.sripoku.com
Rakyat Dibohongi, Potensi People Power Besar
•23 November 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar
JAKARTA – Banyak yang meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk tidak mengulur-ulur keputusan terhadap nasib dua pimpinan nonaktif KPK Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah. Jika SBY mengabaikan hal ini, potensi gerakan people power bukan hal yang mustahil.
“Rakyat sudah tidak bisa dibohongi lagi karena pemerintah sudah dianggap tidak pernah serius menjalankan pembenahan lembaga-lembaga penegakkan hukum,” demikian dipaparkan Pengamat Politik Universitas Indonesia, Boni Hargens di Jakarta, Senin (23/11/2009).
Dalam mengambil sikap, sambung dia, SBY harus menyertakan alasan dan penjelasan yang masuk akal. Boni menduga Kabareskrim Mabes Polri Susno Duadji dan beberapa petinggi penegak hukum yang disebut-sebut dalam rekaman dicopot.
“Tapi masyarakat juga harus tetap waspada terhadap keputusan ini, jangan sampai solusinya hanya akan menguntungkan pejabat tertentu,”
tambahnya.
Langkah awal yang harus diambil oleh SBY adalah dengan pembenahan di ketiga institusi penegak hukum itu. Jika hanya pemecatan tanpa ada pembenahan, kata dia, akan membuat kondisi penegakan hukum yang biasa-biasa saja. “Pemecatan hanya akan melahirkan Susno-Susno baru, sementara atasan Susno dibiarkan bebas dan berkarier dengan leluasa,” tandasnya.
Maria Ulfa Eleven Safa – Okezone
Sumber: http://news.okezone.com
Antara Minah dan Anggodo, Beda Banget!
•22 November 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar
JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Sekretaris Fraksi PDI-P, Jacobus Majong Padang, mengaku miris atas terjadinya ketimpangan hukum yang kini sedang dipertontonkan oleh pemerintahan SBY-Boediono. Politisi yang kerap disapa Kobu ini berujar, kaum Marhaen—sebutan kaum proletar—kini seakan makin diproklamasikan tertindas, belum merdeka.
“Yang dipertontonkan jelas sekali, perlakuan hukum yang tidak adil. Contoh konkret nenek Minah di Banyumas, Jawa Tengah. Dia dihukum 1,5 bulan karena mencuri 3 buah kakao di kebun. Meski sudah berusaha meminta maaf, aparat tetap menegakkan hukum. Dalih, menegakkan hukum adil bagi yang melanggar hukum,” kata Kobu, Sabtu (21/11).
Menurut Kobu, aparat hukum dalam kasus hukum yang dihadapi Minah berusaha menegakkan hukum seakan demi keadilan. Hal ini seakan kontras dengan apa yang terjadi, baik terhadap dugaan penyuapan yang dilakukan Anggodo Widjojo, maupun kasus skandal aliran dana Bank Century sebesar Rp 6,7 triliun.
“Terkesan, aparat penegak hukum ingin menutupi adanya pencurian uang negara sebesar Rp 6,7 triliun di Bank Century. Keadilan sangat mahal di negeri ini. Kaum Marhaen memang belum merdeka. Pemerintah jangan pertontonkan ketimpangan hukum,” kata Kobu lirih.
Sumber: http://nasional.kompas.com
35 Rahasia Kegagalan dalam berbisnis online dan cara mengatasinya
•20 November 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar
| Judul | 35 Rahasia Kegagalan dalam berbisnis online dan cara mengatasinya |
| Penulis | Haryo Prabowo |
| Bahasa | Indonesia |
| Format | |
| Situs | Haryo Prabowo.com |
Ebook ini membahas tentang 35 kegagalan dalam berbisnis online dan cara untuk mengatasinya. Ditulis oleh salah seorang pakar di dunia bisnis online, Haryo Prabowo. So, ebook ini tentu sarat dengan ilmu tentang bisnis online. Mau? Download aja…
Pengamat:Polri Sengaja Sudutkan Kompas dan SI
•20 November 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar
Tarik ulur pemanggilan Pimpinan Redaksi Koran Seputar Indonesia (SI) dan Kompas oleh Polri disayangkan banyak pihak.
Seharusnya, Polri mengusut oknum yang membocorkan rekaman percakapan Anggodo dengan beberapa pihak yang diduga merekayasa kriminalisasi KPK.
“Kenapa Koran SI dan Kompas harus dipanggil? Mereka membuat berita kan jelas sumbernya. Harusnya, yang dipersoalkan Polri adalah orang yang membocorkan bukan ke medianya. Media tidak salah,” ujar Pengamat Politik Senior LIPI, Lili Romli usai diskusi interaktif di Gedung DPD, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (20/11/2009).
Romli menduga Polri sengaja memanggil kedua media massa tersebut untuk disudutkan. “Ada semacam kordinasi untuk memojokkan kedua media itu,” imbuhnya.
Tanpa perlu dimintai keterangan, kata dia, publik sudah terlanjur tahu bahwa rekaman tersebut sudah mencoreng institusi Polri.
“Rekaman itu kan sudah terang benderang diputar di Mahkamah Konstitusi, lembaga resmi pula. Media juga sudah ramai-ramai memberitakan, jadi sangat disayangkan,” pungkasnya.
Maria Ulfa Eleven Safa – Okezone
Sumber: http://news.okezone.com
Cara Menampilkan Widget Flash Islami Alhabib di WordPress
•19 November 2009 • & Komentar
Beberapa waktu yang lalu, saya menemukan blog wordpress.com yang menampilkan widget islami Alhabib berbasis flash lengkap dengan animasinya. Wah, temuan baru nih. Kenapa demikian? Karena sebelum ini, saya mengetahui bahwa blog WordPress yang gratisan tidak mengijinkan penyisipan widget atau isi berupa flash secara langsung (memakai kode embed).
Sebelumnya ada yang menyarankan menggunakan layanan vodpod untuk mengatasi hal ini. Tetapi prosedur untuk itu lumayan repot dan saya hanya berhasil memasukkan widget flash pada bagian pos atau halaman tetapi tidak berhasil untuk sidebar.
Sekarang, sepertinya wordpress telah merubah kebijakan mereka tentang penyisipan widget flash ini. Paling tidak, kita bisa menampilkan widget flash pada sidebar.
Bagaimana Caranya?
Sejauh ini, belum saya temukan cara langsung menampilkan widget flash islami pada sidebar. Misalnya dengan langsung copy-paste kode embed pada widget Text wordpress. Ada 2 langkah utama yang harus dilakukan, yaitu:
1.Gunakan fasilitas post-to-blog dari gigya untuk secara otomatis membuat pos baru pada blog wordpress anda.
2.Lihat dan Edit pos baru tersebut, dapatkan kode yang tertulis dan pindahkan kode ini ke widget Text untuk sidebar.
Untuk keterangan lebih rinci, silakan mempelajari langkah-langkah berikut ini:
1.Pada setiap halaman widget islami ada tombol BLOG ME!. Pencet tombol ini untuk mendapatkan kode embed atau pilihan untuk membuat pos otomatis ke blog anda.

2. Klik pada tombol WordPress yang berada di atas di antara tombol-tombol situs jaringan sosial lainnya.

3.Kotak dialog lain akan muncul yang meminta anda memasukkan kode akses ke blog anda. Nama dan kata kunci anda tidak akan disimpan. Keduanya hanya dipakai untuk membuat sebuah pos secara otomatis di blog anda. Jangan lupa menuliskan alamat blog WordPress anda dengan benar. Pencet tombol POST.

4.Tunggu beberapa saat hingga muncul konfirmasi bahwa pos telah berhasil dibuat.

5.Sekarang, tutup kotak dialog tersebut dan layari halaman blog anda kemudian log-in di sana.

6.Lihat bagian Posts di Dashboard anda. Pada daftar Pos yang anda miliki akan ada satu pos baru berjudul widget islami yang anda pilih. Edit pos ini untuk melihat kode yang telah terkirim.

7.Anda akan melihat kode semacam gambar di samping pada pos anda dalam mode VISUAL. Pilih semua kode yang tertampil (di antara dua kurung siku). Mungkin anda harus mengklik dua kali (double-click) untuk bisa meletakkan kursor pada kode. Tekan Ctrl-A atau klik-kanan: Select all. Kemudian salin (copy) melalui klik-kanan atau menekan tombol Ctrl+C.

8.Kini, pergi ke kotak pengatur Tampilan (Appearance) dan klik Widgets.

9.Dari daftar Widget yang tersedia, pilih Text dan klik Add (Tambahkan). Sebuah Widget Text akan ditambahkan ke Sidebar anda pada sisi kanan. Ubah isi Text Widget ini dengan menekan tombol Edit.

10. Setelah kotak Text terbuka, sisipkan kode yang telah anda salin sebelumnya. Anda bisa memakai klik-kanan Paste atau Ctrl-V. Kode akan tertulis seperti di kotak itu. Anda juga bisa menambahkan judul untuk widget anda pada kolom paling atas. Klik DONE (Selesai) dan jangan lupa langkah terakhir no.11.

11. Klik tombol Save Changes (Simpan Perubahan). Kini lihat hasilnya dengan mengunjungi situs blog anda. Berhasil?

Semoga bermanfaat.
Sumber : http://blog.al-habib.info
Rahasia Google Chrome (1).e-Book
•19 November 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar
Judul Rahasia Google Chrome Penulis Adnan Hidayat P. Bahasa Indonesia Format Situs Komputok.blogspot.com Rahasia Google Chrome
Semua orang pasti sudah banyak yang tahu apa itu google chrome. Google chrome adalah browser internet baru yang dikembangkan oleh google dan telah mencuri minat jutaan pengguna internet pada awal masa rilisnya. Versi Beta Google Chrome pertama diluncurkan di tanggal 2 September 2008, namun baru diperuntukan untuk OS Windows (Windows XP ke atas), untuk MAC dan Linux masih dalam pengembangan. Hebatnya, dengan cepat Google Chromesudah digunakan oleh 1% pengguna internet dunia. Mungkin terkesan kecil, namun untuk ukuran browser yang belum berumur jagung(apalagi masih beta, 1% adalah pencapaian yang mengejutkan. Coba bandingkan saja dengan Opera yang saat ini menguasai sekitar 2% pengguna internet, sedangkan umur Opera saja sudah lebih dari firefox.
Google Chrome dibuat dengan bahasa C++ dan Assembly, kodenya dirakit dari 26 perpustakaan kode dari google dan lainnya dari pihak ketiga, salah satunya Netscape. Google Chrome merupakan Open Source dan berada dibawah lisensi BSD. Mesin utama dalam Google Chrome adalah HTML render ringan yang bernama WebKit, itulah yang bertugas untuk memproses kode html membentuk halaman WEB . WebKit dikembangkan oleh Apple dan merupakan bagian dari proyek open source KDE. Browser Safari juga menggunakan WebKit sebagai mesinnya.Sedangkan untuk mesin JavaScript, Chrome menggunakan V8. V8 dikembangkan oleh sekelompok peneliti dari Denmark. Dengan V8, Chrome diklaim mampu memproses javascript lebih cepat dari browser lainnya Di awal peluncurannya, Chrome sudah mendukung sekitar 43 bahasa. Kabar baiknya, bahasa Indonesia termasuk dari 43 bahasa beruntung itu. Padahal, sedikit aplikasi yang menyertakan bahasa sebanyak itu diawal peluncurannya.
Tahukah anda bahwa google chrome ini menyimpan segudang rahasia? Jika anda menetahui rahasia tersebut, maka anda pasti akan kaget dengan kecanggihan dan kemudahan yang diberikan oleh google chrome secara gratis kepada anda.
Download ebook rahasia google chrome ini untuk mengetahui semua rahasia kecanggihan di balik tampilan google chrome yang simple. Temukan rahasia google chrome sekarang juga.
Pendukung Kapolri Tak Tahu Nama Kapolri
•18 November 2009 • Tinggalkan sebuah KomentarRatusan masyarakat melakukan aksi demontrasi di depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (18/11). Mereka mengecam rekomendasi Tim Delapan dan menyatakan mendukung Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri untuk meneruskan proses hukum terhadap pimpinan (nonaktif) Komisi Pemberantasan Korupsi, Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah.
Namun, entah karena sibuk atau tidak memperhatikan pemberitaan, kebanyakan para pendemo tidak mengetahui nama orang yang dibelanya. Padahal, setelah kasus dugaan kriminalisasi Bibit dan Chandra mencuat, wajah dan nama Kapolri kerap muncul di media cetak ataupun elektronik.
“Enggak tahu siapa (nama Kapolri),” ujar Sulaeman (27) kepada Kompas.com yang bertanya nama Kapolri. Meski tidak mengetahui siapa nama Kapolri, Sulaeman menilai Kapolri layak didukung. Pasalnya, kata dia, Bibit dan Chandra terbukti bersalah dan selayaknya mendapat hukuman.
Apa kesalahan Bibit dan Chandra? “Enggak tahu,” jawab Sulaeman sambil tersipu.
Ubay (19), pengunjuk rasa lainnya, juga tidak mengetahui siapa nama Kapolri. Warga Cakung ini mengaku hanya mengetahui wajah Kapolri. “Wajahnya tahu, tapi namanya enggak,” akunya.
Ia juga tidak mengetahui secara pasti kasus yang menimpa Bibit-Chandra. Hanya sesekali ia mengikuti pemberitaan mengenai kasus yang menyedot perhatian hampir semua masyarakat Indonesia ini. “Itu kasus KPK. Masalah Bibit-Chandra,” ujarnya sambil berlalu.
Sama seperti dua pengunjuk rasa lainnya, Ade (34) juga tidak mengetahui nama Kapolri. Ia hanya mengetahui nama Kapolri adalah Bambang, tanpa mengetahui nama belakang Kapolri. “Namanya Bambang. Nama belakangannya siapa ya?” tanyanya.
Ade mengaku bersimpati kepada Kapolri karena polisi telah bekerja keras untuk menegakkan hukum di Indonesia. “Teroris sudah ditangkap, kerja polisi sudah baik,” kata dia.
Sumber: http://megapolitan.kompas.com





